PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANEJEMEN ABSENSI FINGER PRINT
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Sistem Informasi Manejemen
PAULUS K.A.WINDESI
NIM 20180511074027
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS
CENDERAWASI
JAYAPURA
2019
Kata Pengantar
Puji syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas segala rahmat, karunia terutama kesempatan yang diberikan-Nya, sehingga
penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini dengan baik, walaupun masih
banyak terdapat kekurangan.
Selama proses penulisan
makalah ini, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, baik secara
langsung maupun secara tidak langsung. Untuk itu dari hati yang paling dalam
penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
penulisan makalah ini.
Sebagai manusia biasa penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan, baik dari segi isi maupun dari segi penulisanya. Segala kritikan dan masukan dari semua pihak, akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi penulis demi kesempurnaan makalah ini
Sebagai manusia biasa penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan, baik dari segi isi maupun dari segi penulisanya. Segala kritikan dan masukan dari semua pihak, akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi penulis demi kesempurnaan makalah ini
Jayapura, oktober 2019
Penulis
Daftar Isi
Daftar Gambar
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Salah satu perkembangan teknologi
informasi yang penting adalah semakin dibutuhkannya penggunaan alat pengolah
data yang berfungsi untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.
Perusahaan-perusahaan yang ingin mengembangkan usaha dan mencapai sukses harus
mengikuti era informasi dengan menggunakan alat pendukung pengolah data yaitu
komputer. Peran sistem informasi dalam pendidikan pada dasarnya adalah proses
komunikasi yang mengandung perubahan pengetahuan, nilai-nilai, dan
keterampilan-keterampilan di luar lingkungan. Jika sistem informasi diterapkan
dalam dunia pendidikan maka akan terjalin suatu relasi atau hubungan yang membawa
dampak positif bagi dunia pendidikan itu sendiri.
Berdasarkan
UU No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional bab I, Pasal 1
menyatakan bahwa pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi
sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaswara, tutor, instruktur,
fasilitator dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta
berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
Pegawai dan guru, baik yang berstatus
sebagai PNS maupun tenaga honorer dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
dituntut untuk dapat memberikan contoh yang baik kepada peserta didik maupun
masyarakat luas. Salah satunya dalam menjalankan tugas, guru dan pegawai diharuskan
dapat memberikan contoh mengenai kedisiplinan bekerja.
Guna mengetahui kehadiran pegawai dan guru,
diperlukan sistem absensi yang dapat mencatat seluruh kehadiran. Dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang semakin maju, terdapat sebuah
solusi untuk mengatasi permasalahan kehadiran tersebut. Salah satu solusinya
adalah dengan penggunaan Finger Print sebagai sistem absensi.
1.2
Tujuan
Tujuan penulisan makala ini adalah
untuk mengetahui tentang apa itu system informasi manejemen,apa saja
jenis-jenis system informasi dan bagaimana penerapannya di berbagai bidang
terutama di bidang pendidikan
1.3
Manfaat
Manfaat penulisan makala ini adalah
agar kita dapat mengetahui lebih dalam tentang system informasi manejemen dan
bagaimana penerapanya di bidang pendidikan
1.4
Rumusan masalah
1. Apa itu
system informasi manejemen…?
2.
Bagaimana penerapan system informai manejemen…?
BAB 2 PEMBAHASAN
2.1
Konsep dasar system informasi manejemen
2.1.1
Definisi
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu
sistem informasi yang digunakan oleh organisasi untuk mengelola semua transaksi
yang mendukung fungsi manajemen, dan dapat berguna untuk
pengambilan keputusan. Atau sistem informasi manajemen yaitu sistem informasi
yang menghasilkan Output dengan masukan Input
dan berbagai proses lainnya yang hasilnya dibutuhkan untuk tujuan tertentu
dalam kegiatan manajemen.
Ada juga beberapa pengertian menurut para
ahli.
–
Bodnar dan Hopwood (1993) buku
Accounting Information System : Kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak
yang dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang
berguna
–
Turban, McLean, dan Waterbe
(1999) buku Information Technology for Management Making Connection for
Strategies Advantages : Sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan,
menganalisa, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik
2.1.2
Perkembangan SIM
Dalam perkembangannya, ternyata SIM
tidak hanya di implementasikan pada industri / pabrik, namun sistem tersebut ternyata
sesuai juga untuk dipakai oleh organisasi lainnya seperti rumah sakit (untuk
penanganan pasien dan manajemen), dokter praktek, kantor pengacara, event
organizer, bengkel, perpustakaan, kampus,sekolah, dll
2.1.3
Proses SIM
Bila dilihat dari segi pengolahan data,
SIM mengumpulkan semua data dari unit kerja yang terkait langsung di lapangan.
Data & informasi yang dikumpulkan selanjutnya disimpan dalam file database
untuk diproses lebih lanjut. Dalam pemrosesan ini SIM memiliki kaidah seperti
piramid (kerucut) yang artinya semakin ke atas hasil pemrosesan data tadi akan
semakin ringkas namun padat dan informative.
Bentuk SI
–
Sistem Informasi Manajemen (Management Information
System)
–
Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)
–
Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System)
–
Sistem Otomasi Perkantoran (Office Automation)
–
Sistem Pendukung Pakar (Expert Support System)
–
Sistem Proses Transaksi (Transaction Processing System)
Contoh-contoh Sistem Informasi
–
Sistem reservasi pesawat terbang pada biro perjalanan
(travel agent)
–
Sistem transaksi kredit (mobil, elektronik, perabot)
–
Sistem transaksi pembayaran tunai di supermarket
–
Sistem pembuatan SIM di kepolisian
–
Sistem akademik di perguruan tinggi
2.2
Penerapan Sistem Informasi Manajemen
2.2.1
Dalam Bidang Pendidikan
Penerapan system informasi manajemen
dalam bidang pendidikan tentunya sangat membantu terutama dalam hal absensi
kehadiran para guru di sekolah-sekolah pada masa kini. Pengolahan data absensi
para guru menjadi sangat mudah berkat sebuah system yaitu system absensi finger
print, system ini juga sangat mudah untuk dimengerti dan mudah untuk
dioperasikan oleh admin/operator. biasanya
alat finger print yang di gunakan di sekolah-sekolah pada umumnya
adalah Merk Solution Type X302-S dengan spesifikasi
sebagai berikut
Ø
Access Control (AC) : 1 Relay Output 2A 12V
Ø
Fasilitas
AC : 50 Time Zones, 5 Grouping, 10 Combination.
Ø
Sensor
sidik jari yang digunakan telah terbukti dan teruji dengan sangat baik, dapat
membaca segala jenis sidikjari bahkan yang tersulit sekalipun.
Ø
Standalone, Tidak memerlukan komputer
Ø
Kapasitas
User : 10.000 Sidikjari
Ø
Kapasitas
Transaksi Log : 200.000 Transaksi
Ø
Jenis
Komunikasi PC : TCP/IP (RJ45), RS232/485, USB Cable, USB Disk
Ø
Waktu
respon : <= 1 detik
Ø
Jenis
Matching : 1:1 dan 1:N
Ø
Fitur Stardard: TFT LCD Full Color 3 Inch, USB Flash Disk, Internal
Litium Baterai, T9 Keypad Input, Door Controller, Alarm Function, Scheduled
Bell, SMS Message, Web Server, Timezone, Workcode, 4 FKey, dll
Ø
Weigend Port: untuk koneksi Fingerprint/RFID tambahan.
Ø
TFT
LCD dan Speaker untuk identifikasi signal.
Ø
SUDAH INCLUDE SOFTWARE, Data Absensi dapat ditarik ke komputer,
lalu mencetak berbagai macam laporan kehadiran, dan dapat juga digunakan untuk
perhitungan laporan pengajian sesuai dengan.
Salah satu sekolah yang menggunakan alat finger print tipe ini adalah
SMA YPK DIASPORA KOTARAJA DALAM, berdasarkan informasi yang didapat dari salah
satu operatornya,system ini sangat mudah untuk dipakai yaitu hanya dengan
meng-input sidik jari, kemudian system akan memproses, jika vailid maka alat
akan memproses data maka secara otomatis data guru tersebut akan terdownload
dan tersimpan secara online, lalu terinput ke dalam database dinas pendidikan
propinsi papua bagian kepegawaian pusat yang terhubung langsung dengan sistem.
Jika tidak valid maka user dapat menginput ulang sampai valid.Dalam
pengolahan data absensi para guru pun lebih mudah dan pengiriman data kepusat
dapat lebih mudah dilakukan karena system ini berbasis online.
Kendala yang di hadapi selama pengoperasiannya
pun sejauh ini tidak ada karena systemnya sangat mudah untuk dioperasikan,salah
satu kendala yang ditemui hanya pada saat mati lampu,karena pada saat mati
lampu para guru tidak dapat melakukan absen. dengan alat tersebut. Penerapan absensi Finger Print ini sangat efektif dalam
mengurangi kecurangan-kecurangan pada absensi manual. ketika para guru
melakukan absensi karena absensi Finger Print secara elektronik telah
diprogram sedemikian rupa sehingga sulit dimanipulasi oleh pegawai yang datang
terlambat dan pulang lebih awal maupun pegawai yang menitip diabsenkan oleh
pegawai lain.Sistem absensi sidik jari ini tidak berpengaruh pada gaji para
guru,tetapi hanya berpengaruh pada tunjangan.
BAB 3
penutup
3.1
Kesimpulan
Dengan adanya system absensi finger print ini dapat
memudahkan para guru dalam melakukan absensi dan dapat memudahkan bagi
admin/operator yang mengoperasikanya untuk mengolah data dengan baik dan vailid.
3.2
Saran
Dengan adanya system ini diharapkan agar para guru lebih
disiplin dengan waktu mulai dari waktu masuk sampai waktu pulang.
Daftar Pustaka
(n.d.).
Retrieved oktober 11, 2019, from C:\Users\win\Downloads\Mesin Absensi Sidik
Jari - Mesin Absensi Fingerprint - Akses Kontrol Pintu - CCTV.mht
Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Dan Manfaatnya Umum. (2016, september 5). Retrieved
oktober 10, 2019, from
http://www.pengertianku.net/2016/09/pengertian-sistem-informasi-manajemen-dan-manfaatnya.html
Sistem Informasi Fingerprint . (2016, maret 26). Retrieved oktober 11, 2019, from
https://sastranugraha4114.blogspot.com/
Sistem Informasi Fingerprint . (2016).





Tidak ada komentar:
Posting Komentar