Soft Computing adalah
kumpulan teknik – teknik perhitungan dalam ilmu komputer, inteligensia semu,
machine learning dan beberapa disiplin ilmu teknik lainnya, yang berusaha untuk
mempelajari, memodelkan, dan menganalisa fenomena yang sangat rumit : untuk
metoda yang lebih konvensional yang tidak memberikan biaya rendah, analitis dan
solusi lengkap. Soft computing berusaha untuk mengintegrasikan beberapa
paradigma model perhitungan meliputi artificial neural network, fuzzy logic dan
genetic algorithms.
Soft Computing adalah segolongan metoda yang mampu
mengolah data dengan baik walaupun didalamnya terdapat ketidakpastian,
ketidakakuratan maupun kebenaran parsial (Prof. Lotfi A Zadeh, 1992).
Soft Computing dicetus pertama kali pada tahun 1990
sehubungan dengan ide untuk mendirikan BISC (Berkeley Initiative in Soft
Computer) oleh Prof. L.A.Zadeh dari BerkeleyUniversity. Soft computing, berbeda
dengan conventional (hard) computing, memungkinkan toleransi terhadap input,
proses dan output yang bersifat tidak akurat(imprecision), tidak pasti
(uncertainty) dan setengah benar (partial truth).
Bagian-bagian dari Soft Computing sendiri adalah :
1. Fuzzy Logic
2. Neural Networks
3. Probabilistic Reasoning
Fuzzy Logic
Fuzzy Logic merupakan suatu representasi dari pengetahuan yang direkonstruksi dengan if-then rules. Sederhananya, Fuzzy Logic adalah suatu metode untuk mengontrol sesuatu. Misalnya rekonstruksi if-then, "Jika cuaca panas, Maka turunkan suhu AC". Disinilah Fuzzy Logic berperan dalam Teknologi Komputer nantinya.
Neural Networks
Kompleksnya pikiran manusia juga merupakan masa depan dari komputer yang menggunakan Soft Computing. Neural Networks adalah tiruan dari jaringan saraf-saraf manusia yang terhubung dan membentuk sistem. Jadi metode ini ditujukan untuk meniru saraf manusia yang kompleks dan dapat menyimpan memori.
Probabilistic Reasoning
Probabilistic Reasoning adalah metode Soft Computing juga untuk membuat komputer atau suatu device mengambil keputusan layaknya makhluk hidup. Jadi, dari semua data-data yang sudah dimiliki, metode ini memberikan pola-pola tertentu untuk mengambil keputusan
Bagian-bagian dari Soft Computing sendiri adalah :
1. Fuzzy Logic
2. Neural Networks
3. Probabilistic Reasoning
Fuzzy Logic
Fuzzy Logic merupakan suatu representasi dari pengetahuan yang direkonstruksi dengan if-then rules. Sederhananya, Fuzzy Logic adalah suatu metode untuk mengontrol sesuatu. Misalnya rekonstruksi if-then, "Jika cuaca panas, Maka turunkan suhu AC". Disinilah Fuzzy Logic berperan dalam Teknologi Komputer nantinya.
Neural Networks
Kompleksnya pikiran manusia juga merupakan masa depan dari komputer yang menggunakan Soft Computing. Neural Networks adalah tiruan dari jaringan saraf-saraf manusia yang terhubung dan membentuk sistem. Jadi metode ini ditujukan untuk meniru saraf manusia yang kompleks dan dapat menyimpan memori.
Probabilistic Reasoning
Probabilistic Reasoning adalah metode Soft Computing juga untuk membuat komputer atau suatu device mengambil keputusan layaknya makhluk hidup. Jadi, dari semua data-data yang sudah dimiliki, metode ini memberikan pola-pola tertentu untuk mengambil keputusan
Jurnal 1
Judul :
Pengambilan Keputusan dengan Teknik Soft Computing
Tahun : 2016
Penulis : Nopi Ramsari, Zen Munawar
Abstrak: Soft Computing adalah sebuah metode yang baik
untuk melakukan pengolahan data. Teknik soft computing telah membawa kemampuan
otomatisasi ke aplikasi tingkat baru. pengendalian proses adalah sebuah
aplikasi penting dari industri apapun untuk mengendalikan parameter sistem yang
kompleks, dengan pengendalian paramater dapat memberikan added value dari
kemajuan tersebut. Pada pengendalian konvensional umumnya berdasarkan pada
model matematika yang menggambarkan perilaku dinamis dari sistem pengendalian
proses. Pada pengendalian konvensional terdapat kekurangan yang dapat dipahami,
pengendali konvensional sering kalah dengan pengendali (controllers) cerdas.
Teknik soft computing memberikan kemampuan untuk membuat keputusan dan belajar
dari data yang dapat diandalkan. Selain itu, teknik soft computing dapat
mengatasi dengan berbagai lingkungan dan stabilitas ketidakpastian. Makalah ini
membahas berbagai bagian teknik soft computing yaitu. fuzzy logic, algoritma
genetika dan hibridisasi dan meringkas hasil kasus pengendalian proses. Hasil
kesimpulan diperoleh pengendali soft computing memberikan kontrol yang lebih
baik pada kesalahan dibandingkan pengendali konvensional. Selanjutnya,
pengendali algoritma genetika hibrida berhasil dioptimalkan.
Jurnal 2
Judul :Penerapan Algoritma Neural Network Untuk Klasifikasi Kardiotokografi
Tahun : 2018
Penulis: Yudi Ramdhani,
Sari Susanti, Miftah Farid Adiwisastra, Salman Topiq
Abstrak: Kardiotokografi
adalah metode investigasi yang paling disukai, dalam pemerhati penggunaan
kesejahteraan janin yang praktis. Informasi yang diperoleh dari
kardiotokografi, digunakan untuk mengidentifikasi awal keadaan patologis
(gangguan pada janin, perkembangan penyakit pada janin atau hipoksia dan
lain-lain). Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization)
memperkirakan sekitar 15% dari seluruh wanita hamil akan berkembang menjadi
komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya dan dapat mengakibatkan kematian
ibu dan janin. Teknologi data mining merupakan salah satu alat bantu untuk
mengoptimalkan data pada basis data yang berukuran besar, Data mining medis
memiliki potensi besar untuk dipelajari pola-pola yang tersembunyi dalam
kumpulan data utama medis. Dataset Kardiotokografi memiliki fitur/atribut
sebanyak 36 dan diklasifikasikan menjadi 3 kelas yaitu : kelas Normal, kelas
Suspect, dan kelas Pathologic dengan record sebanyak 2126. Metode Neural
network dapat mengklasifikasi kardiotokografi dengan baik dibuktikan dengan nilai
akurasi yang tinggi yaitu sebesar 99,15%, serta dapat membantu user untuk
mengambil keputusan selanjutnya pada Karditokografi tersebut.
Jurnal 3
Judul : Prototipe permainan “Terima Atau Tolak” dengan
Metode Probabilistic Reasoning
Tahun : 2015
Penulis : Eza Budi Perkasa , Agus Dendi,Fransiskus
Panca
Abtrak : Permainan “Terima Atau Tolak” adalah sebuah
permainan yang diadaptasi dari permainan “Deal Or No Deal”. Permainan ini
dimainkan oleh dua orang yang mempunyai peran berbeda. Tiap-tiap pemain
memiliki cara yang berbeda dalam bermain. Permainan ini juga merupakan
permainan yang membutuhkan strategi bagi para pemainnya. Strategi ini
diperlukan agar pemain tersebut memperoleh nilai yang sebesar-besarnya
dibandingkan lawannya. Pada penelitian ini, akan diterapkan metode probabilistic
reasoning. Metode tersebut digunakan oleh komputer sebagai strategi dalam
permainan ini. Tujuan yang hendak diperoleh adalah melihat keampuhan strategi
yang telah disusun dengan metode tersebut. Penelitian kali ini dilakukan dengan
pendekatan prototype. Dalam penelitian, akan dihitung nilai peluang kemenangan
pemain dengan menggunakan algoritma tertentu. Nilai-nilai tersebut dibandingkan
dengan nilai-nilai yang didapat dari beberapa percobaan. Kesimpulan umum yang
diperoleh adalah nilai peluang kemenangan tergantung dari kondisi permainan dan
tidak eksak. Diharapkan pengguna juga dapat mempersempit/memperluas keadaan
permainan untuk dapat membandingkan peluang kemenangan sebelum dan sesudah
pengubahan.